| |

Suheri, Ir., M.Si.
Suheri, Ir., M.Si., lahir di Lubuk Siam, Riau, pada
tanggal 17 Juni 1964. Belum lama ini, beliau menerima penghargaan dari
Program Studi Timur Tengah dan Islam Universitas Indonesia (PSTTI UI)
sebagai lulusan PSTTI UI dengan nilai terbaik sepanjang sejarah PSTTI UI.
Suheri, Ir., M.Si., menyelesaikan pendidikan S1 pada
tahun 1987 di IPB (Institut Pertanian Bogor) dengan Bidang studi Mekanisme
Pertanian. Pada tahun 2008, beliau berhasil mendapatkan gelar master di
PSTTI UI dengan bidang studi Ekonomi Keuangan Syariah yang diselesaikannya
dalam waktu 15 bulan.
Saat ini, Suheri, Ir., M.Si., adalah salah seorang
Eksekutif di PT. Astra International yang menjabat sebagai Presiden Direktur
Dana Pensiun Astra Satu dan sebagai Komisaris di perusahaan PT. Karsa Surya
Indonusa. Selain memiliki kegiatan di lingkungan perusahaan dan di
lingkungan pendidikan, beliau juga adalah seorang Motivator dan
Pembicara dalam bidang Human Resources, Customer Service, Keuangan Syariah,
dan Manajemen Keuangan Karyawan.
Sebelum menjabat pada jabatan tersebut, beliau adalah
seorang Team Leader pada bagian internal consultant Astra
International untuk bidang Business Process Re-engineering,
selanjutnya bekerja di Asuransi Astra Buana dengan berbagai jabatan
Kepala Divisi, yaitu Operasional, Strategic Planning & Policy,
Sistem Informasi dan Service Development, serta Human Resources
Development. Semua ini membuat beliau menguasai berbagai bidang, baik
Business Process Re-engieering, Customer Service Development,
Strategic Planning, dan Human Resources Development. Selain
telah melakukan berbagai hal tersebut, ketika di Asuransi Astra Buana beliau
berhasil merintis dan membentuk Unit Syariah Asuransi Astra Buana. Beliau
menakhodai Unit Syariah Asuransi Astra Buana sebagai Kepala Divisi sebelum
pindah ke Dana Pensiun Astra. Dan saat ini, Unit Syariah Asuransi Astra
Buana yang beliau bidani tersebut merupakan Asuransi Syariah terbesar di
Indonesia.
Sukses dengan pendirian Unit Syariah Asuransi Astra
Buana, selanjutnya beliau sedang berupaya untuk menggagas terbentuknya Dana
Pensiun Pemberi Kerja Syariah, yang sampai dengan saat ini belum ada satupun
Dana Pensiun Pemberi Kerja yang berlandaskan Syariah di Indonesia. Beliau
berupaya melakukan pendekatan kepada Biro Dana Pensiun Departemen Keuangan
dan Asosiasi Dana Pensiun. Beliau yakin bahwa Dana Pensiun Syariah bisa
dibentuk dan hasilnya bisa lebih baik daripada dana pensiun non-syariah.
Keyakinan beliau ini didasari oleh hasil penelitian yang telah beliau
lakukan. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa hasil investasi Dana Pensiun
Konvensional secara uji statistik tidak menunjukkan perbedaan yang
significant dengan hasil investasi yang portofolionya dikelola secara
Syariah, tapi secara nilai absolut hasil Syariah lebih baik, seperti
tercantum dalam tesis beliau di PSTTI UI, dengan judul Evaluasi tentang
Kemungkinan Penerapan Prinsip Syariah pada Pengelolaan Portofolio Investasi
Dana Pensiun XYZ.
Membicarakan pengalaman beliau di dunia kerja, banyak
hal yang telah beliau kerjakan, baik sebelum bergabung maupun setelah
bergabung di ASTRA. Sebelum bekerja di ASTRA, beliau pernah bekerja di
beberapa bidang, beberapa diantaranya adalah sebagai Instruktur Komputer,
sebagai Dosen untuk bidang Pengelolaan Data Elektronik, Statistik, dan Ilmu
Ekonomi Mikro di Akademi Manajemen Indonesia.
Selain menduduki jabatan penting, Suheri, Ir., M.Si.,
adalah seorang Motivator dan Pembicara dalam berbagai bidang.
Beliau memberikan seminar-seminar motivasi, seperti seminar motivasi
kepada karyawan, kepada pimpinan, dan salesman di beberapa perusahaan,
demikian pula halnya dengan seminar tentang Service, Human
Resources, serta Manajemen Keuangan Karyawan, baik di Perusahaan
maupun di Lembaga Pendidikan. Dalam hidupnya, beliau selalu
mengingatkan orang lain bahwa dalam hidup ini banyak hal yang bisa dilakukan
jika kita mau berbuat sesuatu. Dalam kesehariannya, beliau banyak memotivasi
dan menyemangati orang dalam menghadapi hidup dan untuk berbuat sesuatu.
Dalam perkuliahan pun, beliau menitipkan pesan-pesan yang dapat memotivasi
mahasiswa agar mereka tetap bersemangat.
Upaya lain yang beliau lakukan untuk
memotivasi orang lain adalah dengan menulis buku motivasi. Hal ini beliau
lakukan sebagai salah satu usaha untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas
dan diharapkan akan memiliki efek jangka panjang. Judul buku beliau yang
telah diterbitkan yang mengandung pesan-pesan motivasi adalah buku
“Jangan Cuma Bermimpi, Mulai Saja!”. Buku ini diterbitkan Quantum
(Mizan Group) dan diedarkan di toko buku Gramedia Akhir tahun
2005. Melalui buku ini diharapkan dapat menimbulkan keyakinan dalam diri
para pembaca untuk memulai sesuatu yang mereka inginkan dengan menerapkan 6
prinsip sukses. Penekanan yang diberikan dalam buku ini adalah jika
kita mempunyai keinginan, just do it, lakukan, jangan cuma bermimpi.
Beliau mengatakan “kunci untuk mencapai keinginan atau mimpi kita adalah
mulai saja. Jika kita memulai sesuatu, kita membuka peluang untuk berhasil,
sebaliknya jika tidak pernah dimulai, maka keinginan tersebut tidak akan
pernah berhasil di capai.”
Saat ini, Suheri, Ir., M.Si., adalah salah seorang
Dosen pada Program Studi Timur Tengah dan Islam Universitas Indonesia (PSTTI
UI). Mata kuliah yang beliau ajarkan di PSTTI UI adalah Manajemen Risiko
Investasi.
Tujuan dari mata kuliah Manajemen Risiko Investasi
adalah memberikan pemahaman kepada mahasiswa dalam melakukan identifikasi,
pemetaan, penilaian/pengukuran, menetapkan langkah mitigasi, serta memantau
risiko-risiko yang terkait dengan kegiatan investasi dan mengerti bagaimana
mengelola risiko. Mahasiswa diharapkan dapat menyelesaikan kasus atau soal
mengenai identifikasi, pemetaan, pengukuran, dan menetapkan mitigasi risiko
secara komprehensif.
Menurut Suheri, Ir., M.Si., risiko adalah bagian dari
hidup. Risiko bukanlah sesuatu yang harus ditakuti. Risiko adalah sesuatu
yang harus dipahami, diketahui, dan dimengerti dalam membuat keputusan atau
bertindak. Mahasiswa harus belajar filosofi risiko sehingga mereka
mengetahui sumber-sumber risiko, bagaimana menyikapi dan menghadapinya,
serta bagaimana mengatasi risiko agar tidak menimpa kita. Dengan mengetahui
filosofi dari risiko, mahasiswa diharapkan mengerti tentang konsep risiko
dan berani mengambil keputusan-keputusan penting dengan menggunakan
pengetahuan yang dimilikinya. “Jika kita takut dengan risiko, kita tidak
akan berani keluar dari rumah” ungkap beliau.
Dalam mata kuliah ini, mahasiswa
belajar bahwa dalam berinvestasi terdapat banyak sumber-sumber resiko yang
harus diperhitungkan. Walaupun demikian, risiko yang ada bukanlah sesuatu
yang harus ditakuti dan membuat kita tidak berani berinvestasi. Dengan
memahami filosofi risiko, sumber-sumber risiko, menghitung dan mengelola
risiko, menyikapi risiko, mahasiswa diharapkan memiliki alat (tools)
untuk mengambil keputusan dan bertindak dengan tepat ketika melakukan
investasi.
Perkuliahan Manajemen Risiko Investasi
dibuat sekonkret mungkin disertai dengan contoh-contoh nyata dalam menyikapi
keadaan, dan lain-lain. Seperti tugas yang beliau berikan kepada mahasiswa,
yaitu membentuk portofolio dengan berinvestasi di pasar saham. Peserta
dibagi dalam kelompok dan diberikan modal kemudian langsung dapat
bertransaksi secara nyata di Pasar Saham. Kelompok yang terbaik dalam
mengaplikasikan teori dalam praktek akan mendapatkan hadiah dalam bentuk
voucher belanja dengan nilai yang lumayan. Dengan demikian terjadi proses
pembelajaran dimana mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori tetapi juga
mendapatkan pengalaman atau praktek. Hal ini adalah salah satu usaha beliau
untuk memberikan yang terbaik untuk mahasiswa-mahasiswanya. Beliau
mengatakan “di kuliah, mahasiswa diberikan pemahaman dan contoh-contoh nyata
dalam menyikapi keadaan. Hal ini dilakukan karena adanya keinginan untuk
menyumbangkan ilmu sekaligus ingin memberikan yang terbaik untuk mahasiswa
dan universitas”.
Mengenai karya tulis/ilmiah yang
pernah beliau hasilkan, selain menulis pada blog
www.suherilbs.wordpress.com, dan
www.suhericenter.com, berikut ini adalah beberapa
karya yang beliau hasilkan dalam beberapa tahun terakhir:
@
Little Contest between Shariah Insurance and
Conventional Insurance. Artikel ini dimuat di Middle East Insurance
Review pada tahun 2006.
@
Multi Prong Approach to Rises Consumer Awareness of
Takaful. Artikel ini dimuat di Middle East Insurance Review pada
tahun 2006.
@
Devising the Right Islamic Product for the Market.
Artikel ini dimuat di Middle East Insurance Review pada tahun 2007.
Sehubungan dengan artiketl-artikel yang ditulis
tersebut, Suheri, Ir., M.Si., pernah diminta dan menjadi pembicara di
The Asia Takaful Conference yang kedua di bertempat di Hotel
Hilton Singapura. Konferensi ini diselenggarakan oleh majalah Middle East
Insurance Review dan dihadiri oleh sekitar 150 orang peserta dari
sekitar 30 negara dari lima benua. Pada konferensi tersebut, selain sebagai
pembicara beliau berkumpul dengan para ahli dan praktisi yang terlibat dalam
asuransi syariah di dunia.
Berbicara tentang profesi sebagai dosen, dosen adalah
profesi yang sejalan dengan hobi beliau, yaitu memotivasi dan memberikan
pemahaman kepada orang lain. Menjadi dosen atau pengajar adalah suatu
pekerjaan mulia dan dapat memberikan kesenangan dan kesempatan kepada beliau
untuk berinteraksi dengan orang lain dalam lingkungan akademis.
Beliau mengatakan “Jika kita
mengetahui sesuatu, maka sampaikanlah, walaupun hanya satu ayat”. Profesi
sebagai dosen selain memberikan kesempatan kepada beliau untuk mengajar dan
belajar juga memberikan kesempatan untuk berbagi cerita (terutama yang bisa
memotivasi orang agar mengeluarkan potensinya), memberikan ilmu yang pernah
beliau peroleh atau ketahui, melontarkan gagasan yang dapat dikaji lebih
lanjut sesuai dengan metode ilmiah, dan lain-lain.
Dengan menyampaikan sesuatu, orang lain bisa memahami pemikiran dan ide
beliau. Menurut beliau “jika suatu saat pemikiran dan ide saya berguna bagi
orang lain, tentunya pemikiran dan ide tersebut akan lebih banyak manfaatnya
daripada jika hanya saya simpan sendiri”.
Beliau berharap mahasiswa dapat
mengerti dan memahami mata kuliah yang diajarkan baik dari segi teori maupun
filosofinya sehingga kelak dapat memodifikasi atau mengaplikasikannya di
dalam kehidupan. Untuk itu beliau menyarankan agar mahasiswa memahami
filosofi dasar dari setiap materi kemudian baru masuk ke isi dari materi.
Mahasiswa juga disarankan mengikuti proses belajar mengajar dengan
tekun dan disiplin.
|
|