s

Indonesia | English

 Home  |  Kontak Kami  | 

 

 

New Page 1

 

 

Al-Ahad, 26 Ramadhan 1431 H

 

Menu Horizontal

 

 
 

 
 

 

 

Prof. Dr. H. Salman Harun

 

Prof. Dr. H. Salman Harun lahir di Pariaman, Sumatra Barat, pada tanggal 12 Juni 1945. Beliau adalah Guru Besar Tafsir pada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), UIN Syarif Hidayatullah.

 

Prof. Dr. H. Salman Harun termasuk anggota tim yang telah menyelesaikan revisi 14 jilid “Tafsir Departemen Agama”. Atas kerja keras menyelesaikan tugas ini, pada tahun 2008, beliau menerima penghargaan Karya Satya Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia. Satya lencana itu merupakan penghargaan atas jasa tim sekaligus pengakuan atas keilmuwan mereka.

 

Prof. Dr. H. Salman Harun menyelesaikan pendidikan sarjana dalam bidang studi Bahasa Arab di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syarif Hidayatullah tahun 1973. Pada tahun 1988, beliau telah menyelesaikan pendidikan S3 dalam bidang Tafsir di IAIN Syarif Hidayatullah. Beberapa pendidikan profesi yang beliau ikuti di antaranya adalah Penataran Penerjemah (di Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Diknas) dan Latihan Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial (di Pusat Latihan Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, Universitas Syah Kuala, Banda Aceh).

 

Disertasi beliau berjudul Hakekat Tafsir Tarjuman Al-Mustafid karya Syekh Abdurrauf Singkil, di bawah bimbingan Prof. Dr. Harun Nasution, Prof. Dr. M. Quraish Shihab, dan Prof. Dr. A. H. Johns (Australian National University, Canberra, Australia). Kitab itu adalah karya tafsir pertama di Nusantara dalam bahasa Melayu. Penelitian dilakukan di Leiden University dan KITLV Leiden, Belanda pada tahun 1983-1984.

 

Beberapa karya ilmiah beliau antara lain:

 

v     Pelajaran Bahasa Arab Al-Quran (1993), buku pelajaran Bahasa Arab yang seluruh materinya diambilkan dari ayat-ayat Al-Quran.

v     Mutiara Al-Quran (1999), kumpulan karangan mengenai Al-Quran.

v     Mutiara Al-Fatihah (2000), pembahasan mengenai surat Al-Fatihah.

 

Berikut ini adalah beberapa karya ilmiah penting lainnya:

 

v     Islam dan Yoga (2009), paper seminar internasional, Bali.

v     The Priciples of Religion Tolerance in Islam (2007), paper seminar internasional, University of Brisbane, Australia

v     Creating More Human Global Society (2008), paper seminar internasional, Liverpool Hope University, United Kingdom.

v      Islam, Agama-Agama, dan Toleransi (2007), diterbitkan dalam Jurnal Studia Islamika, UIN.

v      Pluralism in Islam (2009), keynote speech seminar internasional Yoga for Health and Peace, Bali.

 

Beliau juga punya beberapa tulisan yang dimuatnya dalam blog pribadinya: Salman Harun Institute Google Blogspot.com.

 

Sejak tahun 2003, Prof. Salman telah menjadi pengasuh program “Mutiara Pagi” di Radio Republik Indonesia (RRI) gelombang 91.2 FM. Program ini berlangsung setiap pukul 5.15 pagi dan berisi kupasan Tafsir Al-Quran. Saat ini beliau juga bergabung sebagai anggota Comparative Education Society of Asia (CESA), yang berkantor pusat Seoul, Korea Selatan.

 

Sebagai dosen, Prof. Salman memfokuskan dirinya mengajar di Program Studi Timur Tengah dan Islam Universitas Indonesia (PSTTI UI) dan di almamaternya. Di FITK-UIN, beliau mengajar mata kuliah Tafsir, Tafsir Tarbawi (Tafsir Pendidikan), dan Tafsir Maudhu’i (Tafsir Tematik). Beliau juga mengajar Tafsir Kontemporer Indonesia untuk jenjang S2 dan S3 di Sekolah Pasca Sarjana, UIN Syarif Hidayatullah.

 

Di Program Studi Timur Tengah dan Islam Universitas Indonesia (PSTTI UI), beliau bersama tim pengajar lainnya mengajar mata kuliah Islamic Worldview. Mata kuliah itu mengetengahkan pandangan Islam mengenai lembaga-lembaga atau konsep-konsep dalam agama Islam, misalnya tentang Tuhan, manusia, masyarakat, alam, kenabian, agama, wahyu, ilmu pengetahuan, dsb. Tujuan dari mata kuliah ini adalah agar mahasiswa memahami ideologi Islam mengenai masalah-masalah itu dan siapa yang mau dapat menjadikannya sebagai pandangan hidupnya.

 

Misalnya mengenai manusia. Prof. Salman menyatakan bahwa menurut Islam manusia itu diciptakan Tuhan, bukan hasil evolusi seperti dinyatakan dalam sebuah teori antropologi. Nenek moyang pertama umat manusia adalah Adam yang dari tulang rusuknya diciptakan Hawa. Kaum feminis, menurut Prof. Salman, banyak salah paham. Mereka menyatakan bahwa bila Hawa diciptakan dari tulang rusuk Adam, berarti bahwa kaum perempuan lebih rendah statusnya dari laki-laki. Kesimpulan itu, menurut Prof. Salman, salah sekali, karena yang diciptakan dari tulang rusuk hanya Hawa. Setelah Adam dan Hawa terbentuk maka semua manusia, baik laki-laki maupun perempuan sama-sama diciptakan dari sperma dan ovum. “Dengan demikian laki-laki dan perempuan itu sederajad,” tandas Prof. Salman.

 

Perkuliahan diberikan dalam bentuk ceramah, diskusi, pembuatan makalah, dan ujian. Materi dalam mata kuliah ini diberikan dalam bentuk telaah analitis, komprehensif, dan komparatif dengan worldview agama atau peradaban lain. Mahasiswa diwajibkan mengikuti perkuliahan ini minimal 80% dari seluruh jam kuliah. Dengan mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan dapat memberikan pemahaman yang komprehensif dan mendasar serta mampu menjawab tantangan pemikiran kontemporer. 

 

Sampai saat ini, beliau masih melakukan  hobi beliau sejak menjadi mahasiswa, yaitu jogging, yang beliau lakukan secara rutin bersama dengan istri. “Sambil jalan santai hampir setiap pagi, kami membicarakan masalah-masalah yang menarik atau dihadapi dalam rumah tangga,” kata Prof. Salman. Prof. Salman menambahkan bahwa karena selalu berduaan dengan isteri hampir setiap pagi itu, dan terlihat orang hampir selalu dihiasi senyum, “Orang ada yang menilai kami pacaran terus setiap pagi.”

 

Terhadap mahasiswa-mahasiswanya, beliau berharap agar mereka belajar dengan tekun, bekerja keras, berdisiplin, dan berdedikasi. Dedikasi artinya mengabdi bagi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara. “Itulah yang diajarkan Islam,” tandas Prof. Salman. “Islam mengajarkan agar umat Islam berlomba-lomba dalam mempersembahkan kebaikan.” Beliau juga memberikan tip belajar sukses. “Baca materi yang akan dipelajari dalam kuliah besok, ikuti perkuliahan hari itu dengan baik, dan sorenya ulangi serta kembangkan materi kuliah yang baru diterima tadi,” tandas Prof. Salman.

 

 

 

 

menukanan

New Page 3

Wisuda UI semester Genap 2009/2010

 

2010-08-24 00:00:00

Seluruh Civitas Akademika PSTTI UI mengucapkan SELAMAT

 

2010-08-16 00:00:00

Kuliah Umum "Recent Changed to the Global Financial Landscape"

 

2010-08-16 00:00:00

 

 

New Page 3

 

 

 

  Home  l  Buku Tamu  l  Contact Us

.:: Program Studi Timur Tengah dan Islam, Copyright 2008 All Rights Reserved ::.