s

Indonesia | English

 Home  |  Kontak Kami  | 

 

 

New Page 1

 

 

Al-Ahad, 26 Ramadhan 1431 H

 

Menu Horizontal

 

 
 

 
 

 

 

Prof. Dr. Hj. Amany Lubis, MA

 

 

Prof. Dr. Hj. Amany Lubis, MA adalah Guru Besar Sejarah Politik Islam pada UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Ia dilahir di Kairo, Mesir, pada tanggal 22 Desember 1963.

 

Prof. Dr. Hj. Amany Lubis, MA menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Al-Azhar Kairo pada tahun 1988. Bidang studi yang beliau pelajari di tingkat sarjana ini adalah Sastra Inggris dengan peminatan Terjemah Langsung Bahasa Arab-Inggris-Arab. Kemudian beliau melanjutkan pendidikan S2 di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan bidang studi Ilmu Agama Islam. Tahun 1993 beliau berhasil menyelesaikan pendidikan magister.

 

Sesuai dengan minat beliau dalam bidang sejarah dan politik, Prof. Dr. Hj. Amany Lubis, MA mengambil program doktor di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan bidang studi Pengkajian/Sejarah Peradaban Islam. Tahun 2002 beliau berhasil menyelesaikan pendidikan S3. Kemudian, setelah bertahun-tahun berkarya dalam bidang politik Islam, berdasarkan SK Presiden RI, beliau mendapatkan  gelar Guru Besar Sejarah Politik Islam.

 

Tesis beliau berjudul Sultan An-Nashir Muhammad ibn Qalawun dan Perannya dalam Sejarah Islam, sedangkan disertasi beliau berjudul Sistem Politik Dinasti Mamluk (1250-1517).

 

Berikut ini adalah beberapa penghargaan yang beliau terima:

 

1.   Lulusan terbaik Licence (S1) Universitas Al-Azhar, Kairo, Sastra Inggris, 1988

2.   Beasiswa Short Course on Woman Studies di McGill University, Montreal, 1997

3.   Disertasi Terbaik Kedua Nasional di lingkungan Departemen Agama RI, 2006

4.   Satyalencana Karyabhakti 10 Tahun, 2006

5.   Dosen Terbaik Wanita Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI) UIN Jakarta, 2008

 

Short Course on Woman Studies adalah hasil kerjasama antara UIN Jakarta dengan McGill University, Kanada. Short Course ini berisi kajian tentang wanita. Beliau adalah salah satu dari 6 dosen wanita IAIN dari berbagai provinsi di Indonesia yang dikirim. Setelah selesai program tersebut dan menyusun penelitian, beliau beserta tim tampil dalam seminar internasional untuk mempresentasikan hasilnya. Dalam penelitian yang berjudul  Gender Gap in the Leadership Roles in the Educational dan Political Fields dibahas ketimpangan gender antara peran pria dan wanita di bidang politik termasuk peran wanita dalam politik di Indonesia. 

 

Penghargaan dari Departemen Agama RI diberikan atas keunggulan hasil penelitian dan penerbitan disertasi beliau yang diberi judul Sistem Pemerintahan Oligarki dalam Sejarah Islam. Buku ini mendapatkan penghargaan sebagai Disertasi Kedua Terbaik. Di dalam disertasi ini, beliau mengangkat pembahasan mengenai Dinasti Mamluk yang pernah berkuasa di Mesir selama hampis 3 abad. Dalam masa pemerintahannya, Dinasti Mamluk tidak menjalankan sistem monarki melainkan menggunakan sistem oligarki. Dari sejarah tentang Dinasti Mamluk dapat dilihat bahwa pemerintahan Islam tidak hanya berbentuk monarki, tetapi juga berbentuk oligarki. Disertasi ini didukung oleh banyak sumber yang beliau peroleh dari banyak belahan  dunia, seperti Mesir, Syria, Lebanon, Kanada, Perancis, dan Belanda.

 

Penelitian terakhir yang beliau lakukan berjudul Kesadaran Wanita Karir Mengeluarkan Zakat Mal di Provinsi DKI Jakarta. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2008 dan dibiayai oleh Lembaga Penelitian UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Hasil penelitian beliau pada saat itu adalah sebanyak 70% dari responden wanita karir di Provinsi DKI Jakarta mengetahui bahwa hukum membayar zakat adalah wajib. Hasil penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa hanya 48% dari responden wanita karir di Provinsi DKI Jakarta menghitung dan mengeluarkan hartanya untuk membayar zakat.

 

Beberapa karya ilmiah terpenting yang beliau miliki antara lain Sejarah Peradaban Islam dan artikel "Multikulturalisme dalam Islam". Penelitian tentang Sejarah Peradaban Islam adalah hasil kerjasama antara UIN Jakarta dengan Indonesia Islamic Social Equity Program (IISEP) Kanada. Penelitian ini dibuat pada tahun 2005 bersama dengan 2 dosen UIN Jakarta lainnya. Penelitian ini berwawasan gender dan mengangkat peran wanita dalam sejarah Islam.

 

Saat ini, Prof. Dr. Hj. Amany Lubis, MA mengajar baik di Program Studi Timur Tengah dan Islam Universitas Indonesia (PSTTI UI) maupun di Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta.

 

Di PSTTI UI beliau mengajar mata kuliah Sejarah Kawasan Timur Tengah, yaitu mata kuliah yang tidak asing lagi bagi beliau dan merupakan spesialisasi beliau.

 

Dalam mata kuliah Sejarah Kawasan Timur Tengah mahasiswa diberikan pengantar sejarah Timur Tengah, seperti kapan dimulainya peradaban di kawasan Timur Tengah, peradaban dan dinasti yang ada sejak zaman kuno sampai zaman adanya Islam, letak kawasan Timur Tengah secara geografis, demografis, dan lain-lain. Selanjutnya mahasiswa diajak untuk mempelajari lebih mendalam tentang dinasti-dinasti Islam dan negara-negara modern yang ada di kawasan Timur Tengah. Contoh pembahasan yang dilakukan dalam perkuliahan antara lain ciri khas atau karakteristik dari peradaban dan pemerintahan di negara-negara di kawasan Timur Tengah, karakter negara-negara di kawasan Timur Tengah pada saat mereka berkuasa. Melalui pembahasan tersebut, mahasiswa diharapkan mengerti karakter, sistem politik, dan peradaban bangsa-bangsa yang berlatar belakang Arab, Turki, Persia, dan Teluk Arab.

 

Tujuan dari mata kuliah ini adalah agar mahasiswa memahami sejarah kawasan Timur Tengah dengan melihat berbagai karakter bangsa-bangsa, sistem politik, dan karakteristik peradaban yang ada di kawasan tersebut. Diharapkan mahasiswa dapat menjelaskan sejarah dan peradaban Islam di Timur Tengah dan menggambarkan perkembangan politik di kawasan Timur Tengah sejak awal Islam hingga masa kini. Mahasiswa juga diharapkan dapat mengenal sistem politik di negara-negara di kawasan Timur Tengah dan membandingkannya dengan sistem politik di Indonesia.

 

Berikut ini adalah beberapa topik bahasan dalam mata kuliah Sejarah Kawasan Timur Tengah:

 

1.        Georafi dan peradaban kuno kawasan Timur Tengah

2.        Pekembangan peradaban Islam di Timur Tengah: kosmopolitanisme peradaban Islam

3.        Kawasan Afrika Barat: Maroko, Aljazair, Mauritania, dan Senegal

4.        Kawasan Afrika Utara: Mesir, Libya, Tunisia, Sudan, dan Somalia

5.        Kawasan Syam: Libanon, Syria, Yordania, dan Palestina Irak

6.        Zionisme dan Respon Negara-negara Islam Timur Tengah

7.        Perkembangan Politik dan Pembaharuan Pemikiran Islam: Nasionalisme, Spiritualisme,

        Revivalisme, dan Modernisme

8.        Perkembangan Politik di Irak, Iran, dan negara-negara bekas Uni Soviet

9.       Kerajaan Saudi Arabia dan Yaman

10.    Kawasan Teluk Arab: Kuwait, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Oman

11.    Kawasan Turki dan Perkembangan Politik Kontemporer

12.    Nasionalisme Arab, Liga Arab, dan Liga Afrika

 

Sistem penilaian terhadap mahasiswa dalam mata kuliah ini terdiri dari penilaian terhadap makalah akhir semester, tugas di kelas, keaktifan mahasiswa, dan ujian mid-semester. Bobot penilaian tertinggi diberikan kepada makalah akhir semester karena bersifat penelitian ilmiah sejarah dan politik. Untuk pembuatan makalah ini, mahasiswa dapat memilih satu pokok bahasan untuk dijadikan makalah akhir semester.

 

Berikut ini adalah mata kuliah yang beliau asuh di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta:

 

1.       Sejarah Peradaban Islam, Sistem Ketatanegaraan Islam,  Tarikh Islam 1 dan 2 (berbahasa Arab),

       dan Bahasa Arab, tingkat S1

2 .      Islam, Politik, dan Negara, Politik Komparatif di Dunia Islam,  Qadhaya At-Ta’lim Al-Mu’ashir/Isu-

       isu Pendidikan Islam Modern (berbahasa Arab), dan Fiqh Siyasah, tingkat S2 dan S3

 

Di dalam proses perkuliahan di S1 beliau juga selalu memotivasi mahasiswa, perempuan dan laki-laki, untuk banyak membaca, bertanya, dan berdiskusi. Beliau mengatakan bahwa sejak awal masa studi, mahasiswa sudah harus serius memikirkan  judul skripsi dan menyelesaikan kuliah dengan cepat serta berprestasi tinggi. Selama lebih dari lima tahun beliau menjadi Pembantu Dekan Bidang Administrasi Umum pada Fakultas Dirasat Islamiyah UIN Jakarta. Di Fakultas inilah beliu merintis dan melaksanakan kerja sama di bidang pendidikan dengan berbagai universitas di Timur Tengah.

 

Prof. Dr. Hj. Amany, MA mengatakan bahwa beliau termasuk dosen yang tegas. Beliau berharap mahasiswa PSTTI dapat menyelesaikan studi dengan lancar, terutama dalam memilih tema tesis yang aktual dan faktual tentang kawasan Timur Tengah. Selain itu, beliau berharap mahasiswa hendaknya dapat menggunakan bahan literature berbahasa Arab dan Inggris agar penelitian mereka lebih berbobot.

 

Tips belajar dari beliau antara lain memperbanyak membaca dari sumber dan referensi mutakhir tentang kajian Timur Tengah dari segi sejarah, sosial, politik, ekonomi, militer, pendidikan, dan lain-lain. Selain itu, mahasiswa dapat menggunakan referensi Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Menurut beliau oleh karena buku tentang Timur Tengah termasuk jarang di Indonesia, maka browsing internet menjadi penting, di samping mengunjungi kedutaan-kedutaan Arab di Jakarta.

 

Berbicara mengenai profesinya sebagai dosen, menurut beliau sebagai dosen adalah profesi yang sehat karena selalu ada kesempatan untuk berbicara, didengar, dan mengeluarkan pendapat. Selain itu, dosen adalah profesi yang cocok untuk beliau karena sesuai dengan hobi beliau membaca, travelling,  dan mengetahui hal-hal baru. Tantangan yang ada ketika beliau mengajar selalu beliau upayakan pemecahannya baik dengan cara berdiskusi atau mencari tahu alasan-alasannya.

 

Tidak hanya menjalankan kegiatan di dunia pendidikan, Prof. Dr. Hj. Amany Lubis, MA juga aktif di beberapa organisasi, di samping sebagai Penerjemah Resmi Bersumpah Bahasa Arab-Indonesia-Arab.

 

Berikut ini adalah beberapa pengalaman beliau dalam bidang organisasi:

1.    Bendahara Pusat Studi Wanita UIN Jakarta (1998-2003)

2.    Ketua Bidang Organisasi Perhimpunan Wanita Alumni Timur Tengah (2006-2010)

3.    Anggota pengurus Komisi Luar Negeri MUI Pusat (2005-2010)

4.    Wakil ketua ICMI Orwil DKI Jakarta (2005-2010)

5.    Sekretaris Jenderal International Council of Muslim Woman Scholars Indonesia (2006-2010)

6.    Council Member of Asian Muslim Action Network (AMAN), Bangkok (2004-sekarang).

 

Kegiatan lain di hari-hari beliau adalah membimbing dan menguji tesis dan disertasi, baik yang ditulis dalam bahasa Indonesia, Inggeris maupun Arab. Beliau juga sering diminta menilai proposal pembukaan program studi baru dan Perguruan tinggi agama Islam serta perpanjangan izin operasional program studi di bawah pembinaan Departemen Agama RI. Sejak 2005 Prof. Dr. Hj. Amany Lubis, MA menjadi asesor pada Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Departemen Pendidikan Nasional RI.

 

 

 

 

 

menukanan

New Page 3

Wisuda UI semester Genap 2009/2010

 

2010-08-24 00:00:00

Seluruh Civitas Akademika PSTTI UI mengucapkan SELAMAT

 

2010-08-16 00:00:00

Kuliah Umum "Recent Changed to the Global Financial Landscape"

 

2010-08-16 00:00:00

 

 

New Page 3

 

 

 

  Home  l  Buku Tamu  l  Contact Us

.:: Program Studi Timur Tengah dan Islam, Copyright 2008 All Rights Reserved ::.