s

Indonesia | English

 Home  |  Kontak Kami  | 

 

 

New Page 1

 

 

Al-Ahad, 26 Ramadhan 1431 H

 

Menu Horizontal

 

 
 

 
 

 

 

Drs. Aliudin Mahjudin, MA

 

 

Drs. Aluidin Mahjudin, MA lahir di Padang pada tanggal 3 Januari 1938. Beliau pensiun dari Universitas Indonesia pada tahun 1990. Saat ini beliau adalah anggota Pusatleksikologi Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI)

 

Walaupun telah pensiun dari UI dan telah mencapai usia 72 tahun, beliau tetap aktif mengajar, belajar, dan mengembangkan bidang keahliannya. Mengajar membuat beliau bersemangat, dapat bertemu mahasiswa, dan membagikan ilmu. Menurut beliau, belajar mampu membuat dirinya bersemangat untuk hidup, baik secara jasmani maupun secara rohani. Beliau mengatakan “kalau saya disuruh berhenti mengajar, saya sakit”. Beliau meyakini bahwa mengajar dapat menjaga diri dari kepikunan yang datang dengan cepat. “Kita pensiun, lalu tidur, otaknya mati” tuturnya.

 

Dalam rangka terus belajar dan sebagai bukti masih tingginya semangat beliau, dua tahun sekali beliau mengikuti seminar-seminar internasional. Beliau juga diminta oleh Dewan Bahasa Malaysia untuk mengkaji kata-kata yang berasal dari Bahasa Arab dan Bahasa Minang. Beliau bersyukur karena sampai sekarang beliau masih diminta untuk mengajar dan diundang ke beberapa negara, seperti Palestina dan Mesir.

 

Drs. Aliudin Mahjudin, MA menerima gelar sarjana dari Universitas Indonesia tahun 1967. Bidang studi yang beliau pelajari adalah Sastra dan Bahasa Arab. Pada tahun 1974, beliau menyelesaikan pendidikan S2 di Near Eastern Language, Indiana University, Bloomington, Amerika. Bidang studi yang beliau pelajari adalah Sejarah Timur Tengah. Tesis beliau berjudul Harakah PADRI-Fi Minangkabau.

 

Beberapa tahun terakhir, Drs. Aliudin Mahjudin, MA mengajar beberapa mata kuliah, seperti Bahasa Arab, Geografi Negara-Negara Arab, dan Sejarah dan Peradaban Arab. Menurut beliau “menarik sekali jika kita mengajarkan Geografi Negara-Negara Arab dan Sejarah Peradaban Arab”. Beliau mengatakan bahwa spesialisasi keilmuan beliau di bidang Sejarah Timur Tengah, Geografi Timur Tengah, Peranata Timur Tengah. Dalam penguasaan Bahasa Arab, beliau mengaku sangat terbiasa berbicara dalam Bahasa Arab. Beliau menguasai Bahasa Arab, baik tulisan maupun lisan, dari Bahasa Arab formal atau standar sampai dialek-dialeknya.

 

Saat ini, beliau mengajar di Program Studi Timur Tengah dan Islam Universitas Indonesia (PSTTI UI), di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI), dan di Universitas Al-Azhar Indonesia.

 

Di PSTTI UI dan di FIB UI, beliau mengajar mata kuliah Bahasa Arab (di PSTTI UI bernama mata kuliah Arabic for Research), sementara di Universitas Al-Azhar Indonesia, beliau mengajar mata kuliah Bahasa Arab, Sejarah dan Peradaban Arab, Kolokial, dan Bahasa Arab Pers. Di FIB UI, beliau mengajar untuk Lembaga Bahasa Internasional.

 

Arabic for Research adalah mata kuliah di PSTTI UI yang bertujuan untuk memberikan kemampuan dasar Bahasa Arab yang terwujudkan dalam judul-judul berikut ini:  Tahiyyat wa Ta’aruf, Liqoaat wa Muqobalat, Al Adad wa Ayyamul Usbu’, At Tauqit, Al Bank, Al Wathan Al Araby, As Suuq, Az Zamaan, Aqdul Iijar, Qira’ah Al Jaridaah.

 

Untuk membantu mahasiswa memahami teks-teks berbahasa Arab, dalam mata kuliah ini mahasiswa diberikan referensi-referensi dalam Bahasa Arab. Dalam memahami referensi-referensi tersebut, bagian tentang maharatul qiro’ah diberikan lebih mendalam dan intensif. Dua diantara beberapa referensi mata kuliah ini adalah Al Arabiyaah lil Hayaah dan Al Kitaab Al Asaasy (dilengkapi dengan CD Jaziratul Huruf).

 

Referensi-referensi yang digunakan dalam perkuliahan ini diharapkan dapat memberikan kemampuan dasar berbahasa Arab mahasiswa PSTTI UI terutama pada konsentrasi Ekonomi Syariah, Politik dan Hubungan Internasional, Kajian dan Psikologi Islam. Disamping itu referensi ini diharapkan dapat menambah pengayaan kosa kata ( ِAl mufradat ), memperbanyak latihan-latihan dasar bahasa arab termasuk empat kata kerja (madhi, mudhari’, amr dan nahi), serta berusaha menjauhkan mahasiswa pada kaidah-kaidah nahu praktis kecuali emergensi.

 

Setelah mahasiswa mempelajari mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu membaca teks teks Tahiyyat wa Ta’aruf, Liqoaat wa Muqobalat, al Adad wa Ayyamul Usbu’, At Tauqit, Al Bank, Al Wathan Al Araby, As Suuq, Az Zamaan, Aqdul Iijar, Qira’ah Al Jaridaah, dan melakukan praktek mandiri serta latihan-latihan sejenis yang terdapat dalam buku-buku berbahasa arab lainnya.

 

Menurut beliau, “Bahasa mencerminkan budaya”. Di dalam kelas, selain mengajarkan Bahasa Arab, beliau juga memberikan sedikit pengetahuan tentang budaya Arab. Beliau tambahkan pula bahwa, idealnya, mahasiswa diberikan semacam familiarization programme Bahasa Arab disamping program tata cara perguruan tinggi dan mengikuti mata kuliah Bahasa Arab selama 2 atau 3 semester. Dengan demikian, beliau berharap mahasiswa PSTTI UI dapat membaca sumber-sumber dalam Bahasa Arab. Kemampuan Bahasa Arab ini juga diharapkan dapat mencetak mahasiswa, yang nantinya akan berhubungan dengan Arab, dengan kemampuan penguasaan Bahasa Arab yang baik.

 

Selain mengajar, kegiatan Drs. Aliudin Mahjudin, MA saat ini adalah anggota Pusatleksikologi FIB UI. Di Pusatleksikologi FIB UI., beliau menganalisis pengaruh-pengaruh bahasa baik bahasa daerah maupun bahasa asing terhadap Bahasa Indonesia. Contohnya adalah menggali kata-kata syariah, ekonomi, mudharabah, perkawinan, kawin siri, minalaidin walfaidzin, mut’ah, jihad, dan lain-lain. Di Pusatleksikologi FIB UI ini, beliau juga aktif menulis artikel di jurnal “Kata” sebagai media komunikasi untuk para bahasawan.

 

Berikut ini adalah beberapa karya ilmiah Drs. Aliudin Mahjudin, MA:

 

     Pengaruh Bahasa Nusantara dalam Bahasa Melayu. Disponsori Dewan Bahasa & Pustaka & Pusatleksikologi, FIB, UI, 2006.

 

     Kata-kata Arab dalam Konteks Internasional dan Nasional, dalam KATA, Media Komunikasi antar Bahasawan Vol. 9 No. 2, Oktober 2006.

 

     Shawqi Lamantine, puisi sebagai media dialog budaya antar bangsa, dimuat harian Kompas, 12 November 2006. Karya ini dibuat setelah beliau mengikuti seminar yang diadakan di Paris atas undangan seorang hartawan dari Kuwait. Karya ini mengandung pesan bahwa sastra adalah media yang dapat digunakan untuk meningkatkan saling pengertian antar bangsa. Sastra juga mampu mendekatkan hubungan antar bangsa. Kesan beliau terhadap isi dari seminar ini adalah pentingnya dialog budaya antara Timur dan Barat. Adapun tujuan dari seminar ini adalah untuk mempersatukan persepsi dan pemahaman budaya serta dapat mempererat hubungan antar bangsa, khususnya Arab dan Perancis.

 

     Kawin Kontrak dan Nikah Sirih dalam Kata, diterbitkan oleh Pusatleksikologi, Mei 2007, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, UI

 

     Buku Sastra Bandingan, terjemahan, diterbitkan Fakultas Sastra UI., 1999, diterjemahkan dari Bahasa Arab.

 

     Buku Peranan Bahasa Arab Dulu, Kini, dan Akan Datang, diterjemahkan dari Bahasa Inggris berjudul Arabic Language and Its Roles in History. Diterjemahkan oleh Pusat Bahasa, Departemen P & K.

 

 

 

 

 

menukanan

New Page 3

Wisuda UI semester Genap 2009/2010

 

2010-08-24 00:00:00

Seluruh Civitas Akademika PSTTI UI mengucapkan SELAMAT

 

2010-08-16 00:00:00

Kuliah Umum "Recent Changed to the Global Financial Landscape"

 

2010-08-16 00:00:00

 

 

New Page 3

 

 

 

  Home  l  Buku Tamu  l  Contact Us

.:: Program Studi Timur Tengah dan Islam, Copyright 2008 All Rights Reserved ::.